Yellow Cafe

Feb 15

[video]

Feb 12

Sejarah Yellow Cafe

Warung Kopi Yellow adalah sebuah warung kopi dengan konsep café yang terletak di Jl. Tgk. Daud Beureueh no.Simpang Lima Banda Aceh. Warung kopi ini berdiri pada tanggal pada tanggal 26 Juni 2010.

            Ide untuk mendirikan usaha ini tumbuh karena keluarga besar Bapak T. Iskandar Zulkarnain memiliki sebidang tanah dan rumah dengan  lokasi yang strategis (Simpang Lima) yang menurut mereka cocok untuk suatu usaha warung kopi karena pada saat ini tren warung kopi amat booming di kota Banda Aceh. Bapak T. Iskandar Zulkarnain bersama dengan adik-adik dan seorang keponakannya, yaitu, Ir.T. Mirzuan, Cut Farida, dan T. Alvizar. SH pun lalu bersama-sama mengumpulkan uang sebesar Rp 600.000.000,00 sebagai modal awal untuk membangun usaha ini. 

            Modal sebesar  Rp 600.000.000,00 ini digunakan untuk merenovasi bangunan lama dan membeli inventaris untuk warung kopi Yellow.

            Masing-masing dari empat orang pemilik ini aktif mengawasi operasional Warung Kopi Yellow ini setiap harinya. Namun mereka tetap memperkerjakan dua orang supervisor.

            Nama Yellow ini pun didapat karena rumah gaya lama yang dibangun pada tahun 1950-an ini, yang kini menjadi basement Warung Kopi Yellow, dahulunya dikenal dengan nama Rumah Kuning karena warna catnya yang kuning. Oleh karena itulah pihak pemilik memberikan nama Warung Kopi Yellow pada usaha ini.

            Namun mereka ingin membuat suatu usaha warung kopi yang berbeda dari warung kopi lainnya. Selain menyediakan kopi lokal yang bahannya didatangkan dari supplier local, Warung Kopi Solong, mereka juga menyediakan kopi dengan cita rasa high class, yaitu sejenis Kopi Toraja dengan Merek Dagang Kopi Kamu. Kopi Kamu ini diproses melalui mesin khusus hingga menjadi beberapa jenis minuman; coffe espresso , coffe latte , capuchino dan lain lain.

            Warung kopi Yellow ini mendatangkan bahan baku kopi green bean Toraja ini dari Pemilik  Merek Dagang Kopi Kamu di Jakarta. Mereka membeli mesin pengolah biji Kopi Kamu ini secara leasing dengan pemilik Merek Dangang Kopi Kamu seharga Rp. 12.500.000 dengan perjanjian, selama proses pencicilan harga mesin pengolah kopi, mereka harus rutin membeli 2 kg Kopi Kamu setiap bulannnya. Harga 1 kg biji Kopi Kamu ini adalah Rp. 250.000,00, jadi total setiap bulannya mereka harus mengeluarkan uang Rp 500.000,00 untuk membeli bahan baku Kopi Kamu ini.          

            Jika mesin pengolah biji Kopi Kamu ini telah terlunasi, Warung Kopi Yellow baru bisa membeli bahan baku biji Kopi Kamu ini sesuka hati, sesuai degan kebutuhan, tidak diwajibkan lagi membeli 2 kg lagi setiap bulannya.

            Jumlah tenaga kerja Warung Kopi ini adalah 15 orang. Produk yang dihasilkan adalah kopi local, kopi Toraja dengan Brand Kopi Kamu, dan jus buah. Sedangkan untuk penyediaan makanan-makanan, seperti kue, mie goreng, martabak, dan lain-lain, mereka menjalin kerja sama dengan penjual makanan yang ada di Banda Aceh, seperti, Mie Midi, Siomai, dan Nasi Goreng Seafood. Warung Kopi Yellow hanya menyediakan stand-stand khusus untuk para penjual makanan tersebut,. Pemilik stand ini  membayar uang sewa lahan setiap harinya kepada Warung Kopi Yellow, yaitu dengan rician:

1.      Jam 14.00 – 01.00 WIB, Rp 35.000 perharinya (Stand Mie Midi yang menggunakan shift ini)

2.      Jam 16.00 – 01.00 WIB, Rp 25.000 perharinya. (Stand Siomay dan Nasi Goreng Sea Food yang menggunakan shift ini).

 

            Target pasar dari Warung Kopi Yellow ini adalah para pelaku bisnis, keluarga, pelajar, dan mahasiswa.  Fasilitas yang

            Fasilitas yang disediakan di warung kopi Yellow adalah:

1.      Musholla

2.      Toilet Wanita dan Pria

3.      Kamar untuk tempat tinggal waitres

4.      Wifi

5.      4 buah LCD TV

6.      1 buah proyektor

7.      Lahan parkir yang cukup luas

8.      Stand Makanan, seperti Mie Midi, Siomay, dan Nasi Goreng Sea Food